Boyolali – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 12 Kelompok 3 Universitas Diponegoro menggelar program edukasi literasi informasi berbasis kearifan lokal di Balai desa Tawangsari. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dan pelestarian permainan tradisional anak sebagai sarana dalam meningkatkan pemahaman literasi informasi anak-anak sejak dini. Sasaran utama program ini adalah anak-anak desa tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, dengan pendekatan yang interaktif, edukatif, dan menyenangkan.

Program yang dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026) ini menjadi tanggung jawab Arini Shofiyah, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Dalam kegiatan tersebut, Arini bertugas menyusun konsep materi permainan tradisional, mendampingi anak-anak, serta memandu jalannya pengenalan aturan dan nilai budaya dari berbagai permainan tradisional. Program ini dirancang agar anak-anak tidak hanya aktif dalam bergerak secara fisik, tetapi juga mampu mencari, memahami, dan membagikan kembali informasi terkait sejarah serta aturan permainan tradisional secara lisan maupun tertulis.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi pengenalan beragam permainan tradisional anak, seperti congklak, gasing, bekel, kelereng dan engrang batok kelapa. Siswa diajak untuk memahami aturan main, strategi, serta nilai-nilai kerja sama dan sportivitas yang terkandung di dalamnya. Selanjutnya, para anak-anak diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung permainan tersebut di halaman balai desa Tawangsari dan menceritakan kembali pemahaman mereka yang mereka dapatkan ke dalam catatan ringkas sebagai bentuk evaluasi literasi informasi.


Kehadiran kegiatan literasi berbasis permainan tradisional ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap kearifan lokal yang mulai tergeser oleh gawai. Melalui program ini, Tim KKN-T IDBU 12 Kelompoo 3 Universitas Diponegoro berharap kebiasaan melestarikan budaya dan berliterasi dapat terus tumbuh di lingkungan desa. Penggabungan antara aktivitas fisik dan pengolahan informasi ini diyakini mampu mengasah kecerdasan kognitif serta sosial siswa sebagai bekal belajar di masa mendatang.
Penulis: Arini Shofiyah


