World Class University: SDGs International Community Services with the theme “AI Literacy and Ethical Information: Empowering Information Literacy in a Disruptive Era”

Semarang, May 5th 2026 – Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro telah menggelar agenda World Class University: SDGs International Community Services dengan tema “AI Literacy and ethical Information: Empowering Information Literacy in a Disruptive Era” yang dibawakan oleh Prof. Dr. Noorhidawati binti Abdullah, professor dari Departemen Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universiti Malaya, Malaysia di Gedung Art Center A FIB UNDIP.

Pada kesempatan kali ini, Prof. Hida memulai pemaparan beliau melalui lanskap kebiasaan manusia yang kini berubah dalam mencari informasi. Beliau mengatakan bahwa tantangan di era saat ini bukan lagi tentang menemukan informasi tetapi menemukan informasi yang tepat dan memahami bagaimana mengevaluasi informasi tersebut secara kritis.

Prof. Hida menjabarkan bahwa saat ini ekosistem informasi telah tersdisrupsi akibat perkembangan teknologi, konten yanag menyesatkan serta perubahan kebiasaan pengguna dalam mencari informasi. Melalui sesi ini, beliau menyoroti munculnya berbagai konsekuensi di lingkup akademik misalnya menyitasi sumber yang tidak akurat, penyebaran misinformasi dan pelanggaran integritas akademik.

Berdasarkan situasi sebelumnya, Prof. Hida kemudian menjelaskan pentingnya literasi AI di era terkini. Beliau mengatakan bahwa literasi AI menjadi kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap akademisi untuk tetap berada di ekosistem informasi yang etis dan kredibel. Salah satunya adalah dengan melakukan evaluasi informasi dengan framework SMART dan CRAAP Test.

Beliau juga menyoroti bagaimana penggunaan AI di dunia akademik dan penelitian kini terhubung ke kesetaraan, kualitas penelitian dan integritas ilmiah. Beliau menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi AI yang adil memastikan bahwa semua peserta didik dapat berpartisipasi dalam ekonomi pengetahuan yang dibentuk oleh AI. Hal ini kemudian menjadi salah satu tujuan dari poin 4 SDGs yaitu peningkatan kualitas pendidikan.

Di akhir sesi, beliau juga menggambarkan beberapa skenario terkait studi kasus dari kondisi ekosistem informasi di masa kini yang ditanggapi oleh audiens. Melalui sesi ini, Prof. Hida tak hanya sekedar memaparkan materi yang beliau bawakan namun juga memberikan kesempatan kepada audiens untuk menanggapi scenario yang beliau berikan sehingga terjadi interaksi dua arah yang menghidupkan suasana acara dan terjadi pertukaran pengetahuan antara Prof. Hida dan audiens.

Bagikan di:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Berita terkait