Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro berhasil menyelenggarakan UNDIP Global Classroom (UGC). Pada kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dari Universiti Malaya, Malaysia, yaitu Dr. Ali Fauzi Akhmad Khan. Kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan perkuliahan minggu ke-9 mata kuliah Kajian Pemakai dengan tema User Studies: User Community on Library and Information Science.

Kegiatan dilaksanakan dalam 2 sesi, yakni pada hari Senin, 20 April 2026 dan Selasa, 21 April 2026 secara daring melalui sambungan Zoom. Adapun peserta UGC dalam 2 sesi tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi dari semester 4 dan juga alumni.
Dr. Ali Fauzi melalui pemaparannya menjelaskan tentang Understanding the User Community: Beyond Information Consumers yang merupakan penjelasan detil atas tema yang diberikan. Masyarakat pemakai (user consumers) dalam perspektif Ilmu Perpustakaan dan Informasi sangat luas. Ada beberapa poin yang mendefinisikan masyarakat pemakai ditinjau dari beberapa hal seperti: Geografis, profesi, serta passion dan situasi.

Narasumber juga memberikan penjelasan mengenai Communities of Practice dari Ettiene Wenger yang meliputi The Domain (share interest), The Community (Relationship), The Practice (Share Resources). Selain itu, konsep mengenai Information Grounds dari Karen E. Fisher dan Information Poverty dari Elfreda Chatman. Selain konsep, narasumber juga memberikan penjelasan mengenai kajian yang dapat diterapkan oleh mahasiswa dalam kajian pemakai seperti etnografi, netnografi, Focus Group Discussion (FGD), dan Asset-Based Community Development.
Di akhir sesi, narasumber memberikan 4 poin utama dalam melihat masyarakat pemakai dengan menggunakan perspektif Ilmu Perpustakaan dan Informasi yaitu 1) pemakai bukan entitas tunggal; 2) Informasi lebih cepat disebarkan di sektor informal, 3) Diperlukan empati untuk memahami masyarakat pemakai; 4) diperlukan perubahan paradigma untuk dapat mengkaji masyarakat pemakai.

Melalui kegiatan UGC ini, mahasiswa mendapatkan wawasan akademik dan praktis terkait kajian pemakai dalam perspektif Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Selain itu, dapat memberikan pemahaman kritis bagi mahasiswa terhadap masyarakat pemakai pada lembaga informasi khususnya perpustakaan. Mahasiswa juga diajak melihat perspektif global dan interdisipliner yang terkait dengan kajian pemakai. Tidak kalah penting, dengan adanya kegiatan UGC ini dapat membangun jejaring akademik internasional antara Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro dengan Universiti Malaya, Malaysia, khususnya melalui kolaborasi dosen tamu.


