Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IDBU 13 Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisiplin bertajuk “Pelestarian dan Preservasi Bahan Pustaka Perpustakaan Desa” di Perpustakaan Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, pada Juli 2026. Program ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Luse Dotrika Aruan, sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan desa dalam merawat koleksi agar tetap awet serta mendukung keberlanjutan layanan literasi bagi masyarakat.

Gambar 1. Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Desa
Program ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa koleksi Perpustakaan Desa Teras telah dimanfaatkan oleh masyarakat, namun belum tersedia pedoman praktis mengenai teknik pelestarian bahan pustaka. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan koleksi akibat faktor lingkungan, serangga, maupun kesalahan penanganan sehingga diperlukan edukasi mengenai langkah-langkah pelestarian yang dapat diterapkan secara mandiri. Melalui peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan, program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam memperkuat akses terhadap sumber belajar yang berkualitas melalui pengelolaan koleksi perpustakaan yang berkelanjutan.
Sebagai luaran program, mahasiswa menyusun Buku Pedoman Pelestarian Bahan Pustaka Perpustakaan yang berisi materi mengenai konsep dasar pelestarian koleksi, faktor penyebab kerusakan bahan pustaka, langkah preventif dan kuratif, serta preservasi digital sebagai upaya menjaga keberlangsungan informasi dalam jangka panjang. Penyusunan modul mengacu pada pedoman Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sehingga materi yang disampaikan sesuai dengan praktik pelestarian koleksi perpustakaan.
Selain menyusun modul, mahasiswa juga membuat poster edukasi pelestarian bahan pustaka yang dipasang di area perpustakaan sebagai media informasi bagi pengelola dan pengunjung. Poster tersebut memuat informasi mengenai penyebab kerusakan koleksi, cara merawat buku, langkah pelestarian preventif dan kuratif, serta jadwal perawatan koleksi yang dapat diterapkan secara rutin.

Gambar 2. Penyerahan Modul dan Poster Pelestarian Bahan Pustaka
Program kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi kepada pengelola Perpustakaan Desa Teras melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik sederhana mengenai cara menyimpan buku dengan benar, menjaga kebersihan rak, mengendalikan kelembapan ruangan, serta melakukan penanganan awal terhadap buku yang mengalami kerusakan ringan. Kegiatan ini bertujuan agar materi yang telah disusun tidak hanya menjadi dokumen, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pengelolaan perpustakaan desa.
Melalui program ini, diharapkan pengelola Perpustakaan Desa Teras memiliki pedoman yang mudah dipahami untuk melaksanakan kegiatan pelestarian koleksi secara rutin. Dengan koleksi yang terawat, perpustakaan desa diharapkan mampu memberikan layanan informasi yang lebih optimal sekaligus mempertahankan fungsinya sebagai pusat literasi, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang menekankan pentingnya penyediaan lingkungan belajar yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.


