Mahasiswa KKN-T IDBU 12 Universitas Diponegoro Kembangkan E-Guide Book Berbasis QR Code untuk Mendokumentasikan Proses Pembuatan Batik di Workshop Sriekandi Patra

Workshop Sriekandi Patra merupakan sanggar batik inklusif dan kelompok pemberdayaan penyandang disabilitas binaan PT Pertamina TBBM Boyolali yang berlokasi di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sejak didirikan pada April 2018, Workshop Sriekandi Patra menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan membatik sekaligus meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri.

Dalam kegiatan workshop membatik, peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan pembuatan Batik Sriekandi Patra secara langsung dari para pengrajin. Namun, informasi tersebut masih disampaikan secara lisan sehingga belum terdokumentasi secara sistematis dalam bentuk media yang dapat dipelajari kembali setelah kegiatan selesai. Kondisi tersebut mendorong perlunya media informasi yang mampu mendokumentasikan proses membatik agar lebih mudah dipahami dan diakses oleh peserta workshop maupun masyarakat.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Allya Sabilla Al Fawziyah, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 12, melaksanakan program kerja berupa penyusunan E-Guide Book Langkah Membatik Berbasis QR Code melalui penerapan metode Information Repackaging di Workshop Sriekandi Patra. Program ini bertujuan mengemas ulang informasi mengenai proses pembuatan Batik Sriekandi Patra ke dalam bentuk yang lebih sistematis, mudah dipahami, dan mudah diakses. Sebagai media pendukung, dikembangkan pula poster edukatif dan audiobook yang terintegrasi melalui QR Code.

Penyusunan e-guide book diawali dengan observasi terhadap proses membatik, dokumentasi setiap tahapan, serta wawancara bersama para pengrajin di Workshop Sriekandi Patra. Informasi yang diperoleh kemudian diseleksi, disusun, dan dikemas kembali menggunakan metode Information Repackaging menjadi sebuah buku panduan digital yang menjelaskan tahapan pembuatan Batik Sriekandi Patra secara runtut, mulai dari perancangan motif, pemindahan pola ke kain, proses mencanting, produksi oleh mitra, hingga batik siap dipasarkan. Selain memuat tahapan proses membatik, e-guidebook juga dilengkapi dengan dokumentasi foto dan penjelasan pada setiap tahapan sehingga informasi lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Untuk mempermudah akses informasi, e-guidebook diintegrasikan dengan QR Code yang ditempatkan pada poster edukatif di Pojok Baca Workshop Sriekandi Patra. Poster tersebut menyajikan ringkasan tahapan proses membatik sekaligus mengarahkan pengunjung untuk mengakses e-guidebook secara digital. Sebagai pelengkap, disediakan pula audiobook yang menyajikan isi e-guidebook dalam bentuk audio sehingga pengguna memiliki alternatif dalam memperoleh informasi sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Sebagai hasil dari program ini, e-guidebook langkah membatik telah berhasil disusun dan ditempatkan di Pojok Baca Workshop Sriekandi Patra. Poster edukatif dan audiobook juga telah diintegrasikan melalui QR Code sehingga dapat diakses menggunakan smartphone. Kehadiran ketiga media tersebut memudahkan peserta workshop, pengunjung, maupun masyarakat dalam mempelajari proses pembuatan Batik Sriekandi Patra secara mandiri. Selain menjadi media edukasi, program ini turut mendokumentasikan pengetahuan dan keterampilan para pengrajin penyandang disabilitas sehingga dapat dipelajari, dimanfaatkan, dan dilestarikan secara berkelanjutan.

Diharapkan e-guidebook beserta media pendukungnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai media edukasi, dokumentasi, dan promosi Workshop Sriekandi Patra, sekaligus mendukung pelestarian pengetahuan lokal mengenai proses pembuatan Batik Sriekandi Patra melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Penulis: Allya Sabilla Al Fawziyah

Bagikan di:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Berita terkait